"Menanggung Perkara" . Filipi 4:13 (TB) Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. . Paulus menulis surat filipi ini ketika ia berada didalam penjara, ia berada dalam penjara karena Kristus. Bukan perkara mudah hidup di dalam penjara pada saat itu, tentu saja Paulus mengalami banyak penderitaan. Begitu juga dalam kehidupan banyak orang postmodern saat ini pasti pernah atau sedang mengalami banyak perkara-perkara sulit dalam hidupnya. Perkara nyata yang dialami banyak orang pada umumnya saat ini meliputi kesulitan ekonomi, pasangan hidup, pekerjaan,dll. Banyak orang menjadi putus asa dalam menjalani perkara yang dianggap sulit dalam hidupnya dan berakhir bunuh diri dijembatan 1 barelang. Sebagai pertanyaan bagaimana cara menanggung berbagai perkara sulit dalam hidup saat ini? Jawabannya yaitu 1.Hidup di dalam Kristus. Setiap orang percaya yang hidup didalam Kristus akan diberikan kekuatan baru, sehingga mampu menanggung berbagai macam perkara sulit dalam hidup. Pahlawan-pahlawan iman dalam Alkitab harus mengalami perkara-perkara sulit dalam hidupnya, sebagai contoh Daniel dalam gua singa, Paulus dipenjarakan, Daud dikejar-kejar musuh dan masih banyak lagi. Mereka dapat menanggung berbagai macam perkara sulit karena hatinya berpaut pada Tuhan, dan Tuhan Yesus memberi kekuatan serta sukacita untuk menjalaninya. Pepatah jawa mengatakan "urip cuma mampir ngombe" hidup hanya numpang minum. Itu berarti hidup cuma sebentar jangan hanya berpikir untuk perkara fana, hidup harus bijaksana berpikir juga untuk perkara kekal. Hidup hanya sementara, tubuh kita saat ini akan musnah, akan digantikan dengan tubuh kemuliaan yang bersifat kekal. Semua orang diuji dengan berbagai macam perkara sulit dengan tujuan supaya orang sadar dunia ini hanya tempat tinggal sementara. Kita harus senantiasa berpaut dan hidup didalam Kristus. Kerajaan Surga menanti kita orang percaya dan hidup didalam Yesus Kristus.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar